Tulisan Untuk Sahabat

Bismillahirrahmanirrahiim....

Dua orang sahabat karib sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah  perjalanan mereka bertengkar dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tamparan merasa sakit hati, tapi tanpa berkata-kata ia menulis di atas pasir: "HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.


Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana meereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tamparan dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam dan berhasil diselamatkan oleh sahabat yang menamparnya tadi.

Ketika ia mulai siuman dan rasa  takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: "HARI INI SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU". Orang yang menolong dan menampar sahabatnya itu pun bertanya, "Kenapa setelah aku melukai hatimu kau menulisnya di atas pasir? dan sekarang kamu menulis di atas batu?" Temannya sambil tersenyum lalu menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai hati kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang menghembus dan menghapuskan tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak mudah hilang dihembus angin."

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cerita di atas, bagaimanapun tentu saja lebih mudah dibaca, dihayati. Begitu mudahnya kita memutuskan sebuah persahabatan hanya karena sakit hati atas sebuah perbuatan atau perkataan yang menurut kita keterlaluan hingga menyakiti hati kita. Sakit hati lebih mudah untuk diingat dibandingkan begitu banyak kebaikan yang dilakukan. Mungkin ini memang sebagian dari sifat buruk dari diri kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar